All is well~

2 minggu terakhir yang kukerjakan hanya menangis dan merenung. Terkadang di tengah-tengah berdoa, saya jadi seperti anak kecil yang kembali menanyakan keadilan-Nya. Maafkan ya Allah.

Well, selama 2 minggu terakhir mungkin saya sedikit kehilangan kendali diri, tapi sekarang alhamdulillah sudah kembali ke jalur-Nya. Jadi di malam itu, setelah saya shalat lail, lanjut membaca ayat suci Al-qur’an. Lalu sayaterhenti di surah Al-Baqarah ayat 45 yang artinya:

 “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (Al-Baqarah: 45).

Saya lalu berpikir, betapa baiknya Allah padaku. Selama 2 minggu kemarin disaat masalah besar menimpa keluarga, saya bahkan sempat menyalahkan keadaan, saya tidak terima ujian yang diberikanNYA. “kenapa harus keluargaku? Kenapa harus saya? Bukankah selama ini saya memohon kepada Allah untuk menjaga keluargaku? Apakah Allah sudah tidak peduli padaku?”, dll pertanyaan bodoh yang kulemparkan ketika berdoa.

Tapi sekarang, setelah menyalahkanNYA, Allah tetap mengulurkan tangan padaku. Memberikan cahaya di saat saya tidak bisa melihat ditengah kegelapan. Allah bahkan menuntunku keluar dari kegelapan itu.
Surah Al-baqarah ayat 45 ini buktinya kalau Allah tak pernah meninggalkanku. Dia bahkan menginginkanku untuk menjadi orang-orang khusyu yang selalu dekat denganNYA. 

Dari situ saya menjadi tahu bahwa bahagia adalah ketika kita berhasil sabar menghadapi masalah. Kita rasakan betapa damainya mendekatkan diri pada-Nya. Tidak panik, tidak khawatir, dan tidak larut dalam kesedihan karena yakin sebesar apapun masalahnya, semua akan baik-baik saja...toh, kita punya Allah yang maha besar. ;)
 


2 Comments

  1. WORDS banget paragraf terakhir.
    kalau kita deket sama Alloh emang beda rasanya ya. lebih dijaga aja gitu rasanya. semoga keluarga mbak dan saya selalu dibimbiing untuk berada di jalan-Nya ya mbak. aamiin

    ReplyDelete